Kategori

Pengembangan web

Alat untuk membangun dan mengelola situs: editor visual, App Builder, klien FTP seperti FileZilla, paket server lokal seperti XAMPP, dan utilitas pemantau.

Alat untuk membangun dan mengelola situs: editor visual, App Builder, klien FTP seperti FileZilla, paket server lokal seperti XAMPP, dan utilitas pemantau. Alur kerja yang wajar dimulai dari server lokal supaya perubahan bisa diuji tanpa menyentuh situs yang sedang tayang, lalu klien FTP untuk mengunggah hasilnya. Setiap halaman mencantumkan versi PHP atau basis data yang dibundel bila ada, karena ketidakcocokan versi PHP adalah penyebab paling sering situs yang berjalan lancar di komputer sendiri justru gagal begitu diunggah ke hosting.

Perlu diketahui sebelum memilih

  • Samakan versi PHP lokal dengan versi di hosting Anda sebelum menulis banyak kode; ketidakcocokan versi baru terlihat setelah diunggah.
  • Gunakan SFTP bila hosting mendukungnya. FTP biasa mengirim kata sandi tanpa enkripsi.
  • Uji di server lokal lebih dulu, tidak langsung di situs yang sedang tayang, supaya pengunjung tidak melihat halaman yang rusak.

Pertanyaan umum

Apache di XAMPP tidak mau berjalan.
Port 80 sudah dipakai program lain, umumnya Skype, IIS, atau layanan World Wide Web Publishing. Ubah port Apache menjadi 8080 lewat panel konfigurasi, lalu akses situs lokal Anda di alamat localhost:8080.
Unggahan lewat FTP selalu terputus di tengah.
Ganti mode koneksi ke pasif, turunkan jumlah koneksi bersamaan menjadi dua, dan naikkan nilai timeout. Untuk folder berisi ribuan berkas kecil, mengunggah dalam bentuk arsip lalu mengekstraknya di server jauh lebih cepat.